Dosen di Ruang Kelas Malam


Di sebuah kampus yang terkenal angker, ada cerita lama tentang salah satu dosen senior yang dikabarkan meninggal saat mengajar kelas malam. Konon, dosen itu sangat disiplin dan tak pernah suka jika mahasiswanya terlambat atau pulang sebelum ia selesai mengajar. Bahkan setelah ia meninggal, banyak mahasiswa yang mengaku pernah melihat sosoknya muncul di ruang kelas pada malam hari, seolah ia masih mengawasi mereka.

Suatu malam, Dani dan dua temannya, Mira dan Arif, terpaksa harus kembali ke kampus untuk mengambil flashdisk Dani yang tertinggal di ruang kelas. Saat itu sudah lewat jam sembilan malam, dan gedung kampus hampir sepenuhnya kosong. Meski mereka agak ragu, Dani tetap yakin ia harus mengambilnya malam itu karena di dalamnya ada tugas penting.

Begitu mereka sampai di ruang kelas yang gelap, Dani langsung menuju meja tempat ia biasa duduk dan mulai mencari flashdisknya. Sementara itu, Mira dan Arif menunggu di pintu, merasa tidak nyaman berada di sana terlalu lama.

Saat Dani akhirnya menemukan flashdisknya, terdengar suara langkah kaki dari koridor di luar kelas. Mereka bertiga terdiam, berpikir mungkin ada penjaga malam yang sedang berkeliling. Namun, langkah kaki itu berhenti tepat di depan pintu kelas, dan sesaat kemudian, terdengar suara seseorang berdehem keras, seperti seorang dosen yang sedang memanggil perhatian.

Mira dengan panik memegang tangan Arif. “Kamu dengar itu?” bisiknya ketakutan.

Sebelum mereka bisa berpikir lebih jauh, pintu kelas terbuka sedikit, dan mereka melihat sosok pria tinggi dengan pakaian rapi berdiri di ambang pintu. Wajahnya samar-samar terlihat dalam kegelapan, tapi mereka bisa merasakan tatapannya yang dingin mengarah ke mereka.

Sosok itu tidak berkata apa-apa, hanya menatap mereka dengan wajah serius dan menggelengkan kepalanya, seolah-olah tidak senang dengan kehadiran mereka di sana.

Arif yang sudah panik mencoba menyapa, “Pak, kami cuma mau ambil barang yang tertinggal…” tapi sebelum ia menyelesaikan kalimatnya, sosok itu langsung berjalan masuk dan berdiri di depan kelas, menatap langsung ke arah mereka dengan mata yang tampak gelap dan kosong.

Mereka bertiga tidak menunggu lebih lama. Dengan jantung berdebar, mereka segera berlari keluar, meninggalkan ruang kelas tanpa menoleh lagi. Sesampainya di luar gedung, mereka menoleh ke arah jendela kelas dan melihat sosok itu masih berdiri di depan kelas, menatap ke arah mereka dari balik kaca.

Sejak malam itu, Dani, Mira, dan Arif tidak pernah berani masuk ke gedung kelas malam-malam lagi. Mereka mendengar dari mahasiswa lain bahwa sosok tersebut adalah arwah dosen yang dulu mengajar di kelas itu, yang tak pernah menyukai mahasiswanya pergi sebelum kelas selesai dan tampaknya, ia masih menjaga aturan itu bahkan setelah kematiannya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dosen di Ruang Kelas Malam"

Posting Komentar